Monthly Archives: April 2009

Koneksi Internet Menggunakan Kartu CDMA Flexi

Pada posting-posting sebelumnya saya pernah membicarakan koneksi internet dengan kartu CDMA Starone, sekarang saya akan mencoba membuat tutorial sederhana lain tentang koneksi internet. Untuk koneksi internet di sini saya menggunakan kartu Flexi dari Telkom sebagai medianya.

Secara prinsip sebenarnya koneksi internet menggunakan ponsel sebagai modem adalah sama, perbedaan hanya pada parameter-parameter tertentu yang menyesuaikan dengan operator yang bersangkutan. Jadi di sini saya tidak akan membuat tutorial yang panjang, tapi saya sederhanakan lagi terfokus pada parameter yang berbeda tersebut.

Sebagai sarana tutorial di sini seperti biasa saya menggunakan ponsel CDMA Nokia 2865 dan bluetooth sebagai penghubung ponsel dengan laptop Axioo Pentium M dengan sistim operasi Windows XP Professional SP2.

Langkah pertama yang dilakukan adalah melakukan instalasi atau setting modem (jika modem ponsel telah terinstall di PC/laptop). Untuk proses instalasi modem CDMA itu sendiri dapat dibaca pada artikel langkah-langkah install modem CDMA. Jika modem telah terinstall di PC/laptop, maka kita akan melakukan setting modem itu sendiri (bisa dilihat pada tulisan tentang internet dengan Starone pada Langkah 03), setelah modem yang kita pakai kita pilih kemudian masuk pada ‘Advanced’, kemudian pada ‘Extra Setting’ kita masukan paramater ini ‘AT+CRM=1’ (tanpa tanda petik). Selanjutnya masuk pada tab ‘Diagnostics’ dan lakukan query modem, jika berjalan lancar kemudian masuk pada tab ‘Modem’ pilih ‘Maximum Port Speed’ dengan nilai 115200.
Selanjutnya kamu bisa lihat di
koneksi-internet-menggunakan-kartu-cdma-flexi/
dan untuk seting internet dengan kartu CDMA StarOne kamu bisa baca di akses-internet-murah-menggunakan-kartu-cdma-starone.htm

Iklan

Desain Facebook Messenger Diperbarui dan Kini Terintegrasi No Ponsel

FB MESENGER
fb mesengger
TeknoUp.com

Versi terbaru aplikasi Facebook Messenger akhirnya resmi dirilis untuk umum. Dalam versi final ini, baik pengguna dari iOS dan Android sudah bisa mengunduh atau memperbarui aplikasi Facebook Messenger melalui Apple App Store ataupun Google Play Store.

Di versi barunya, Facebook Messenger tak hanya mengintegrasikan nomor ponsel ke dalam layanan tersebut, tetapi juga menghadirkan desain dan logo baru. Terdapat icon Messenger yang mengindikasikan kontak pengguna sedang terhubung menggunakan aplikasi Messenger.

Untuk fitur integrasi nomor ponsel, fitur ini menjadikan Messenger mirip dengan WhatsApp. Pengguna bisa berkirim pesan ke orang lain meski tidak berteman di Facebook. Pengguna cukup memiliki nomor kontak orang tersebut dan mulai chatting menggunakan Messenger, tentunya nomor tersebut harus sudah terdaftar di layanan Facebook juga.

Pecandu Internet Pilih Online Ketimbang Bercinta

TEMPO.CO ,

California – Apa yang membuat Anda menghentikan aktivitas online: cokelat, alkohol, atau hubungan intim? Bagi pecandu internet, mereka lebih memilih tidak mendapatkan itu semua ketimbang kehilangan koneksi internet.

Sebuah studi yang dihajat University of Maryland menunjukkan, para pecandu internet lebih memilih kehilangan bentuk-bentuk kenikmatan dasar ketimbang harus off-line. Satu dari lima pria dan wanita lebih memilih tidak melakukan hubungan intim ketimbang harus kehilangan kesempatan online untuk jangka waktu yang sama.

Peneliti menemukan 83 persen responden menyatakan merelakan fast food kegemarannya ketimbang tak boleh online. Simpulan lain: satu dari tujuh pengopi memilih hidup tanpa kopi, 73 penggemar alkohol lebih memilih meninggalkan alkohol ketimbang harus meninggalkan internet.

“Mereka lebih memilih tak mendapatkan cokelat atau kesempatan berhubungan seksual dengan lawan jenis selama setahun ketimbang harus off-line selama setahun,” demikian simpulan penelitian.

Penelitian dilakukan terhadap 1.000 responden di tiap negara industri anggota G-20 termasuk Inggris dan AS, atau sebanyak 20 ribu responden. Studi itu memancing perdebatan betapa hidup kita saat ini sudah sangat tergantung pada Internet, khususnya media sosial dan ponsel.

Menurut prediksi Boston Consulting Group, pada 2016 sekitar 5 persen GDP di negara yang ekonominya paling kuat di dunia itu akan disumbang oleh Internet, atau setara 2,6 triliun poundsterling ( 1 poundsterling setara Rp 14.600).

Pada tahun yang sama 3 miliar penduduk dunia akan terkoneksi dengan internet. Saat ini, angka penduduk dunia berakses internet sekitar 1,9 miliar.